Bengkalis - peristiwa24.online
Partisipasi membantu masyarakat yang terdampak banjir. Berlangsung secara zoom meeting.
Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Bersama Forkopimda Riau terkait Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah menghadapi bencana banjir. Bertempat diRuang Rapat HangJebat Kantor Bupati Bengkalis. Hari Selasa (09/01/2024) pagi.
Rakor ( Rapat koordinasi) via video conference (vicon) dibuka. Dipimpin oleh Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Mendiskusikan dan menyamakan persepsi. Strategi memanajemen penanggulangan bencana banjir. Hampir merata melanda Provinsi Riau, terkoordinir dengan baik.
Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana Hidrometrologi sesuai SK Gubernur nomor KPTS. 7743/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023 selama 40 hari. Sejak tanggal 22 Desember 2023 s.d 31 Januari 2024. Kabupaten Kota yang telah menetapkan status darurat bencana yaitu: Rokan Hilir, Bengkalis, Pekanbaru, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu Dan Pelalawan. Kabupaten kota yang belum menetapkan status darurat bencana yaitu: Dumai, Siak Dan Kepulauan Meranti.
Gubri menegaskan, memantau kondisi terkini lapangan. Menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan Potensi risiko (wilayah genangan). Tingkatkan koordinasi dengan TNI/Polri dan seluruh stakeholder terkait. Upaya penanganan bencana banjir. Berikan himbauan kepada Masyarakat. Senantiasa mengawasi aktivitas anak anak di lokasi terdampak banjir. Siapkan dan distribusikan kebutuhan logistik.
Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra mengatakan, penanganan bencana banjir diKabupaten Bengkalis saat ini sudah dilakukan secara terencana. Terstruktur bersama Kapolres dan Dandim beserta jajaran. Instansi-instansi terkait dari Kabupaten hingga ke Desa. Menentukan lokus bencana, bantuan. Dampak atau akibat yang ditimbulkan oleh bencana banjir ini secara bergotongroyong.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menetapkan siaga bencana. Sudah dimulai dari tanggal 3 Januari sampai dengan 29 Februari 2024 mendatang.
Sudah berkoordinasi membentuk satgas penanganan banjir. Selalu dibantu pihak Polres dan Kodim via perahu-perahu karetnya. Langsung turun kemasyarakat untuk membantu keluarga terdampak banjir. Membagikan sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Via Dinas Ketahanan Pangan membantu korban bencana banjir. Mempersiapkan sebanyak 54 ton beras.
Ersan menjelaskan, telah mengajukan permohonan bantuan dari BPD Provinsi Riau via proposal yang sudah disampaikan. Melalui BPBD Kabupaten Bengkalis. Tenaga kesehatan pada setiap Kecamatan terdampak terus disiagakan. Membantu korban bencana terhadap rentan penyakit yang diakibatkan bencana banjir.
Khususnya di Kecamatan Siak Kecil, bantaran sungai dipinggiran sungai di Siak Kecil ini memang rata-rata banyak terjadi penyumbatan. Aliran sampah dan tumbuhan-tumbuhan liar. Sudah berkoordinasi dengan baik untuk melakukan normalisasi sungai di kecamatan Siak kecil. Supaya aliran air bisa lancar.
Ersan mengucapkan Alhamdulillah. Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis. Peningkatan penyakit yang terdampak banjir yang diakibatkan oleh banjir tidak meningkat secara signifikan. Pelayanan kesehatan berlangsung seperti biasa.
Reporter : simon parlaungan
Sumber : Prokopim Bengkalis